Pernahkah Anda melihat nama-nama besar sepak bola muncul di iklan taruhan? Baru-baru ini, Otoritas Standar Periklanan (ASA) meminta Oddschecker untuk menghapus postingan Instagram yang menampilkan bintang sepak bola Harry Kane dan Erling Haaland. Postingan ini dinilai melanggar aturan periklanan yang melindungi anak-anak di bawah umur dari promosi perjudian.
Postingan tersebut dipublikasikan di akun Instagram OddscheckerTV pada November 2025. Dalam postingan itu, Harry Kane digambarkan sebagai pemain yang paling didukung untuk memenangkan Ballon d'Or 2026, sementara Erling Haaland disebut sebagai alasan utama Norwegia didukung untuk memenangkan Piala Dunia 2026. Informasi ini disajikan bersama dengan statistik taruhan yang mendorong pengguna untuk bertaruh melalui platform Oddschecker.
Keputusan ASA
Oddschecker mengklaim bahwa postingan itu adalah komentar editorial daripada iklan langsung, sehingga tidak terikat oleh aturan iklan perjudian. Namun, ASA tidak sependapat. Menurut mereka, karena postingan muncul di ruang media yang dikendalikan oleh Oddschecker dan jelas merujuk pada aktivitas taruhan, maka dianggap sebagai komunikasi pemasaran yang tunduk pada aturan periklanan perjudian dari CAP Code.
ASA menggunakan data dari Ofcom yang menunjukkan bahwa lebih dari separuh remaja 13-15 tahun dan tiga perempat remaja 16-17 tahun aktif menggunakan Instagram. Data tersebut memperkuat keputusan ASA bahwa postingan tersebut memiliki daya tarik kuat bagi mereka yang di bawah umur, bahkan jika mereka mengklaim berusia 18 tahun atau lebih.
Kasus Thierry Henry dan Iklan Betway
Sebaliknya, ASA memutuskan untuk tidak mendukung keluhan terkait iklan Instagram Betway yang menampilkan Thierry Henry. Dalam iklan tersebut, Henry berbicara tentang prospek sepak bola Arsenal, disertai logo Betway dan simbol tanggung jawab perjudian. Betway berargumen bahwa demografi Henry lebih condong ke arah penonton yang lebih tua, dan ASA setuju.
Dalam kasus ini, Thierry Henry lebih dikenal sebagai pelatih dan komentator yang fokus pada pasar Amerika Serikat, sehingga dianggap tidak memiliki daya tarik yang kuat bagi penonton muda di Inggris.
Peraturan Iklan dan Perlindungan Anak Muda
Keputusan ini datang di tengah peningkatan pengawasan terhadap iklan perjudian yang menjangkau audiens muda di Inggris. Aturan periklanan di sana melarang konten yang dapat menarik anak-anak. Meskipun demikian, masih ada kasus di mana nama produk atau tokoh yang mengundang perhatian anak muda dianggap tidak melanggar.
Meskipun ada kekhawatiran tentang dampak iklan perjudian pada anak-anak, langkah ASA untuk memastikan konten yang bertanggung jawab menunjukkan komitmen untuk melindungi generasi muda dari risiko terkait perjudian. Laporan terbaru dari APPG untuk reformasi perjudian bahkan mencanangkan larangan iklan sebelum jam 9 malam sebagai salah satu solusinya.