Thecollectivect Blog
Regulasi Pasar Gelap · 3 mnt baca

Austria Berencana Atur Jeda Permulaan untuk Operator Pasar Gelap

Austria rancang jeda bagi operator ilegal sebelum bisa dapatkan lisensi resmi.

Austria Berencana Atur Jeda Permulaan untuk Operator Pasar Gelap

Di sebuah desa di Austria, seorang pria sambil menatap ponselnya, memikirkan taruhan online di tengah perubahan besar dalam regulasi perjudian digital di negara itu. Para pembuat regulasi di Austria tengah intensif merampungkan peraturan baru terkait iGaming. Ketiga partai pemerintah – Partai Rakyat (ÖVP), Sosial Demokrat (SPÖ), dan NEOS – berbincang untuk menyelesaikan aturan yang akan memutus monopoli perjudian digital yang telah lama berlangsung.

Diskusi tentang Jeda Permulaan bagi Operator Ilegal

Dalam diskusi tersebut, muncul usulan mengenai perlunya 'jeda permulaan' bagi perusahaan yang sebelumnya beroperasi tanpa izin di Austria sebelum mendapatkan lisensi resmi. Usul ini datang dari Kementerian Keuangan yang dipimpin oleh SPÖ, yang menginginkan perusahaan-perusahaan yang melanggar hukum perjudian selama lima tahun terakhir diberi masa tunggu dari 24 hingga 36 bulan sebelum masuk ke pasar resmi. Kebijakan ini diharapkan memiliki dampak signifikan terhadap operator yang memiliki lisensi dari negara-negara Eropa lainnya namun aktif beroperasi di Austria.

“Pasar gelap mungkin tidak peduli,” kata seorang sumber. “Mereka tidak akan mengajukan izin.” Kebijakan ini berpotensi menjadi tantangan bagi operator pasar gelap yang ingin mendapatkan lisensi lokal. Meski demikian, muncul perbedaan pandangan di dalam SPÖ dan antara negosiator mengenai keperluan dari masa tunggu tersebut.

Tanggapan Beragam dari Berbagai Kalangan

Perusahaan seperti Casinos Austria, yang mendominasi pasar kasino darat, mendukung adanya masa jeda ini. “Mengoperasikan bisnis secara ilegal satu hari, dan mendapatkan lisensi esoknya – itu tidak adil,” ujar perwakilan mereka. Sementara itu, Admiral, anak perusahaan Novomatic, juga mendukung perlunya masa transisi untuk para operator. “Operator milik negara telah bertindak dengan tanggung jawab selama bertahun-tahun,” ungkap Monika Racek, CEO dari Admiral Casinos & Entertainment.

Namun, Asosiasi Taruhan dan Permainan Austria (OWVG) berpendapat bahwa menunda lisensi bagi operator pasar abu-abu bisa mengganggu tujuan pemerintah dalam memperkuat pasar yang telah diatur. “Jeda permulaan bisa menjadi penghalang reformasi,” kata presiden OWVG.

Kekhawatiran Soal Klaim Pemain dan Batas Taruhan

Para pengacara yang menangani klaim pemain juga merasa bahwa langkah ini dapat mempersulit penyelesaian kasus hukum terkait klaim pemain. Draf peraturan yang muncul pada bulan Mei menyebut bahwa pembayaran klaim pemain dan pajak yang belum dibayarkan menjadi syarat bagi operator yang ingin bergabung dengan pasar. Selain itu, proposal batas taruhan sebesar €2 dan kemenangan maksimal sebesar €2.000 per permainan kini juga sedang diperdebatkan.

Meski ada kesepakatan awal terkait hal ini, Partai Sosial Demokrat menekan agar batasan tersebut diterapkan demi melindungi pemain. Di tengah keraguan ini, jadwal penerapan tampaknya semakin jelas. Pemerintah menargetkan untuk menyelesaikan draf tersebut sebelum reses musim panas, dengan pemberitahuan ke Uni Eropa yang memakan waktu tiga bulan, diharapkan undang-undang ini berlaku pada musim gugur mendatang.

Share: 𝕏 FB in