Berita terbaru dari dunia keuangan menunjukkan bahwa TPG muncul sebagai mitra kunci dalam rencana akuisisi Evoke, sebuah grup perjudian terkenal yang membawahi nama besar seperti William Hill dan 888. Kabar ini muncul setelah rumor yang beredar sejak Maret mengenai pengumuman pengambilalihan yang segera terjadi, menyusul keputusan Evoke untuk menunda hasil FY 2025 mereka hingga 29 April 2026.
TPG Siap Menopang Langkah Bally’s
TPG Credit, bagian dari firma ekuitas swasta global TPG, dilaporkan dalam tahap pembicaraan untuk memberikan pendanaan hingga ratusan juta pound kepada Bally's Intralot. Sumber terpercaya dari Sky News menyebutkan bahwa lembaga pemberi pinjaman ini bisa mengalokasikan hingga GBP 800 juta (sekitar $1,07 miliar), meskipun jumlah akhir masih dalam perundingan. Dana ini akan sebagian digunakan untuk merestrukturisasi kewajiban utang yang ada pada Evoke, termasuk obligasi EUR 600 juta yang diterbitkan tahun lalu dan fasilitas kredit bergulir lainnya.
Dukungan dari TPG dianggap sebagai langkah penting karena akses ke pendanaan ini dapat mempermudah Bally’s Intralot menyelesaikan transaksi ketika Evoke masih dihadapkan pada tekanan finansial dan regulasi.
Perjalanan Panjang untuk Akuisisi
Bally’s Intralot, yang tercatat di Bursa Efek Athena, telah mengejar Evoke selama beberapa bulan. Pada bulan April, mereka mengonfirmasi bahwa diskusi formal sedang berlangsung. Perusahaan ini terbentuk dari gabungan bisnis Bally's International Interactive dan Intralot. Selama setahun terakhir, Evoke telah menghadapi tantangan berat, mulai dari utang besar hingga dampak perubahan pajak perjudian di Inggris yang diprediksi akan mempengaruhi operasional secara signifikan. Reformasi tersebut diperkirakan dapat menyebabkan penutupan ratusan toko taruhan di negara itu.
CEO Evoke, Per Widerström, menyatakan kritiknya terhadap kebijakan pajak baru ini, menyebutnya sebagai tindakan yang “kontraproduktif dan sangat merusak.” Dampak dari kenaikan pajak yang diperkirakan sebesar GBP 125 juta ($168 juta) juga memaksa perusahaan untuk menarik bimbingan keuangan jangka menengahnya. Bally’s Intralot telah mengajukan tawaran sebesar 50 pence per saham, menilai ekuitas Evoke sekitar GBP 225 juta ($302,5 juta). Namun, keyakinan investor masih tetap hati-hati.
Di penutupan pasar Jumat, 29 Mei, harga saham Evoke berada di 37,9 pence, mengindikasikan ketidakpastian pasar akan tercapainya transaksi. Pembicaraan yang “konstruktif” antara kedua perusahaan masih berlangsung, dengan konfirmasi dari Evoke bahwa proposal tersebut “diharapkan mencakup kombinasi saham dengan alternatif tunai sebagian.” Batas waktu bagi Bally's Intralot untuk memberikan tawaran tegas saat ini jatuh pada 8 Juni, meskipun perpanjangan lain bisa saja terjadi jika negosiasi berlanjut.